Boo!
ENTRY ABOUT LINKS STUFFS FACEBOOK TWITTER NEWER OLDER +FOLLOW DASH

Personaliti dan cinta - 1
Bab1
  Kesunyian ! Itu yang mampu dituturkan bagi seorang anak tunggal . Tidak mempunyai teman untuk bermain
Apatah lagi di rumah .
  Itulah nasib seorang remaja bernama Rozie . Lebih manis dipanggil Ojie . Bersekolah di Sekolah Menengah kebangsaan Sultan Abu Bakar , Muar .
  "Wah , lawa betul sekolah ni "
 Perkataan pertama terpacul sewaktu mendaftar Tingkatan satu . Kini , Ojie sudah tingkatan dua .
 Tubuh yang genit , berbibir merah jambu , berlesung pipit , beralis lentik , bermata biru bundar , kulit yang putih melepak keturunan Uncle Sam .Bapanya keturunan Inggeris . Bondanya keturunan melayu .
 Namun , kekurangannya satu . Lasak .
  Tidak seperti remaja wanita lain sibuk menjahit , dia sibuk mengumpul kereta kawalan jauh . Ada yang kecil besar . Cakap saja , semua ada . Tidak kira harga
********************************
"Ojie ! Bangun nak ! Nanti lambat ! " Pekik Puan Maria .
"Ojie !Don't let me punch your face! " Gertak ayahnya , Encik Zack .
"Yelah !" Jelas Ojie .
Dia bangun dan memegang Willi , patungnya ke dewan makan . Encik Zack dan Puan Maria melihat dengan geram .
 Rumahnya memang besar . Mampu dipanggil istana . tiga ruang tamu , lapan bilik air , 15 bilik tidur , dua dapur , dua tempat bersenam , dua dewan makan , satu surau , tiga kolam renang , tiga spa , tiga salun , satu tanaman rumah kaca , tiga pejabat , ruang kediamannya sebesar satu per tiga bandar Muar.
  "Nak , sampai bila kamu nak begini ? Tidak tahu urus diri . Mama rimas"kata ibunya
Ojie diam sambil menyumbat makanan ke dalam mulut . Makanan itu tidaklah seenak mana , tapi demi menyelamatkan telinga dia rela makan muntah .
  "Kamu ini , kalau tak sekolah pun jangan sampai bangun pukul dua . Anak dara apa kamu ini ?" Sambunya lagi .
"Stop!Ojie , you need to stay at hostel !"marah ayahnya.
"No!It's my life ! Let's me choose ."
"Your choice is useless . If you don't want stay at hostel , don't ever think could be here ! "
"Okey,fine ! I'll go Daddy !
   Mereka berbahas .
Ojie mengemas barang dengan tergesa - gesa . Menghempas barang tanda protes .
"Hish ! Fikir kau siapa nak tentukan aku ?"Desis hati Ojie .
  Ibu bapanya buntu,diam tidak berbicara . Puan Maria menangis sayu sambil memukul bahu suaminya . Tidak rela pergi anak tunggalnya .

************************************************

Ojie berjalan melalui setiap bangunan . Dia kepenatan . Dia pengsan dan barang - barangnya berteraburan di atas jalan tar .
 Dia dibantu seorang lelaki tak dikenali .
"Awak tak apa - apa ? Saya jumpe awak tengah jalan malam - malam . Awak okey ?"tanya pemuda itu .
Ojie melihat sekeliling . Pemuda itu merenung tajam . Mereka berdua saja di situ . Tempat itu seperti rumah usang . Ojie mulai takut .
"Err ,kau ni siapa ?"Tanya Ojie .
"Saya Ajiq . Saya nak tolong awak "
Di luar masih hujan . Papp,papp. Titik hujan lebat memberikan gambaran buruk tentang cuaca . Ojie mengeluh .
 "Aku nak cabut,kau tak payah sibuk pasal aku '' Ojie membuka payung bercorak askar kepunyaanya .
"Tetapi , saya pula bagaimana ? Boleh awak bantu saya pulang ke asrama ?"Ajiq bersuara .
"Kisah pula aku ." Nada bengis dilemparkan .
Derapan kaki semakin jauh meninggalkan pemuda itu .

Ditepek kat sini pada8:18 PM | 0 orang sesat
<$CommentPager$>
<$I18NCommentAuthorSaid$>

<$BlogCommentBody$>

<$BlogCommentDeleteIcon$>
<$CommentPager$>

<$BlogItemCreate$>